IBX5A1391867A36C

Kamis, 18 Januari 2018

Mengapa Harus Berjilbab?



Mengapa Harus Berjilbab?

Apa Jilbab Itu? Jilbab atau hijab secara syari’at merupakan bagian pakaian yang wajib digunakan untuk menutupi aurat wanita.
Dalilnya adalah: “…Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya…” [QS. An-Nuur 24:31]

Dari ayat ini maka para wanita Muslimah perlu memperhatikan apa yang ia pakai. Apakah benar-benar hijab yang sesuai hukum Allah, ataukah hanya kain yang dihias-hias oleh tukang salon. Ingat, hijab bukanlah mode yang bertujuan membuat wanita lebih cantik, justru hijab dipakai agar wanita terlindungi dari fitnah. Itulah salah satu tujuan syari’at.


Dalilnya ialah: “Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang-orang mukmin: ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.’ Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal dan oleh karenanya mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Qs. Al-Ahzab: 59).

Imam Hakim meriwayatkan sebuah hadis yang menggambarkan saat-saat setelah turunnya ayat perintah menutup aurat, yaitu Surat Annur ayat 31: (dan hendaklah mereka menutupkan khumur- jilbab- nya ke dada mereka…). Riwayat lain menerangkan: “Wanita-wanita (ketika turun ayat tersebut) segera mengambil kain sarung mereka, kemudian merobek sisinya dan memakainya sebagai jilbab.” (HR. Hakim).

Imam Bukhari juga meriwayatkan hal senada: “Bahwasannya ‘Aisyah Radhiyallahu ‘anha. Berkata: “Ketika turun ayat (dan hendaklah mereka menutupkan “khumur” –jilbab- nya ke dada mereka…) maka para wanita segera mengambil kain sarung, kemudian merobek sisinya dan memakainya sebagai jilbab.” (HR. Bukhari).

Dari kedua hadits di atas terdapat empat poin:

1.
Para wanita Arab di zaman Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam belum memakai hijab sehingga ketika turunnya ayat tersebut, mereka langsung mengambil kain sarung dan menggunakannya sebagai hijab. Hadits ini sekaligus menjawab perkataan orang-orang Jahil bahwa jilbab hanya tradisi orang Arab.

2.
Seandainya para wanita Arab sudah memakai penutup kepala, maka bisa dipastikan bahwa yang mereka pakai hanyalah kain yang menutup kepala, bukan hijab yang sesuai syar’i.

3.
Terdapat semangat di dalam diri para wanita pada zaman itu untuk tunduk dan patuh kepada apa yang telah ditetapkan Allah dan rasul-Nya. Terbukti dengan mereka langsung membuat hijab dari potongan kain sarung. Mereka tidak punya waktu untuk memodifikasinya karena memang hal tersebut adalah langsung dari Allah. Ingat, Allah tidak melihat keindahan jilbabmu, tapi Dia melihat bagaimana kamu dengan jilbabmu yang lebar itu bisa menepis fitnah untuk lelaki dan bagaimana kamu mejalankan syari’at.

4.
Di antara para wanita di zaman Rasulullah tersebut tentu ada yang baru masuk Islam atau ahli maksiat. Namun, setelah turunnya ayat kewajiban hijab, maka mereka langsung melakukannya. Tak ada wanita yang beralasan seperti wanita di zaman sekarang yang menolak hijab dengan alasan: “Aku belum siap”, atau “Jilbab hanya untuk wanita sholehah”.
 

Aku Belum Siap. Di antara alasan-alasan umum yang dikemukakan wanita Muslimah yang belum berjilbab ialah: “Aku belum siap”. Jika kita cermati, alasan ini kurang bisa diterima dari segi akal maupun dalil dengan sebab sebagai berikut:

1.
Ini bisa kita analogikan sebagai berikut: Ketika kita mengajak seseorang untuk sholat wajib lima waktu, kemudian orang itu menolak dengan alasan: “Aku belum mau sholat lima waktu karena belum siap.” Padahal kewajiban memakai jilbab lebih mudah daripada sholat, yang kamu butuhkan hanya jilbab yang cukup hingga menutup dada, rok panjang dan lebar, dan baju yang agak panjang dan tidak ketat. Kalau mau yang lebih efektif bisa memakai pakaian sejenis daster dimana baju dan roknya menyatu. Memakai jilbab tidak seperti orang naik haji, atau membayar zakat, atau menyembelih kambing yang dibutuhkan kemampuan, sehingga alasan: “Aku belum siap” bukanlah udzur dan tidak ada keringanan.

2.
Kita tanyakan kepada wanita yang beralasan “Aku belum siap”: “Kapankah kamu siap? Bisa jadi kamu mati dalam keadaan belum siap berjilbab.” Terkadang di antara mereka ada yang meyakini kalau mereka siap berjilbab kalau sudah menikah. Apakah mereka yakin mereka akan hidup di saat itu?

3.
Dari segi dalil maupun ijma’, tak ada satu pun ayat Al-Qur’an, hadits, pendapat ulama dimana wanita yang berjilbab harus menyiapkan sesuatu khusus terlebih dahulu. Bahkan dari hadits yang telah kita bahas di atas, para wanita Arab di zaman Rasulullah yang tentunya di antara mereka ada yang baru saja masuk Islam langsung membuat hijab ketika turunnya ayat yang mewajibkan hijab. Tidak ada di antara mereka yang beralasan: “Ya Rasulullah, bolehkah aku tidak memakai jilbab karena aku belum siap?” Dalil ini juga langsung membantah pernyataan bahwa wanita yang pantas berjilbab hanyalah wanita sholehah atau yang ilmu agamanya luas. Semua wanita Muslimah yang sudah akil baligh WAJIB berjilbab.

Kebatilan Anggapan Jilbab Hati. Sebagian orang yang mengikuti hawa nafsu berkata bahwa jilbab tidaklah penting yang terpenting adalah jilbab hati. Maka, tanyakanlah lagi kepada orang tersebut: “Bagaimana jilbab hati yang benar itu?” Pernyataan seperti ini sangat dekat dengan bid’ah-bid’ah[1]  yang dibuat oleh orang-orang Nasrani yang tidak bersunat, ketika mereka ditanya: “Yesus dikhitan pada hari ketujuh setelah kelahirannya, mengapa banyak di antara kalian yang tidak khitan? Mereka menjawab: ‘Yang penting bagi kami adalah SUNAT HATI!’”

Maka bertakwalah sekelompok orang yang menyelisihi sunah Rasulullah dan syari’at yang telah ditetapkan Allah dalam agama yang mulia ini.
Kemudian ada pula yang mengatakan: “Untuk apa berjilbab kalau kelakuannya bejat? Lebih baik tidak berjilbab tapi kelakuannya baik.”
Maka, kita katakan kepada orang seperti ini: “Berjilbab saja kelakuannya bejat, apalagi tidak berjilbab? Seandainya ada wanita tidak berjilbab berpengarai baik, tentu lebih baik lagi apabila ia berjilbab.”

Belum satu pun saya temui ayat Al-Qur’an, hadits, atau pendapat ulama yang berkata tentang adanya “Jilbab hati”. Bisa jadi ini adalah perkara baru yang diada-adakan.

Bolehkah Aku Memakai Jilbab Dan Melepaskannya Sekali-Kali ? Terkadang ada saja pertanyaan terlontar dari para Jilbabers, para wanita yang masih belajar memakai jilbab, atau yang berencana memakai jilbab:

Jawaban: Boleh Hal ini disebabkan tidak mungkinnya para wanita Muslimah memakai jilbab terus menerus. Ada saat dimana ia melepas jilbabnya. Yaitu di saat mandi, tidur di dalam kamarnya, di saat berdua dengan suami, atau saat berkumpul hanya dengan keluarganya di dalam rumah selama ia yakin tak ada orang non-mahrom yang melihatnya tanpa jilbab. 

Sebab Allah Azza wa Jalla berfirman: “…dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita.” [QS. An-Nuur 24:31]

Siapakah Yang Pertama kali Terbuka Auratnya ?. Nenek moyang kita, Adam ‘alayhis salam dan isterinya adalah manusia pertama yang terbuka auratnya setelah keduanya diperdaya oleh syaitan: “Hai anak cucu Adam! Jangan sampai kamu dapat diperdayakan oleh syaitan, sebagaimana mereka telah dapat mengeluarkan kedua orang tuamu (Adam dan Hawa) dari syorga, mereka dapat menanggalkan pakaian kedua orang tuamu itu supaya kelihatan kedua auratnya.” (Q. S. Al-A’raf: 27)
Allah memperingatkan kita agar jangan melakukan kesalahan yang sama, salah satunya yaitu memamerkan aurat di depan orang-orang yang seharusnya tidak pantas melihat aurat kita. Sebab yang demikian merupakan salah satu tipu daya setan.

Setan telah berhasil membujuk kaum hawa untuk tidak menutup auratnya sesuai syari’at dengan membisikkan kata-kata yang manis: “Jangan berjilbab, karena engkau belum siap. Kamu masih suka bermaksiat, janganlah berjilbab. Pengetahuan Islammu masih awam, tak perlu berjilbab. Berjilbabnya nanti saja ketika sudah menikah, kalau sekarang kamu berjilbab tak ada laki-laki yang mau dekat sama kamu. Yang penting jilbab hati dulu.” Begitulah pekerjaan setan, sama seperti ketika mereka membujuk nenek moyang kita untuk memakan buah terlarang.

Demikianlah artikel tentang jilbab ini dibuat. Adapun jika kurang jelas, kurang lengkap, atau terdapat kesalahan padanya semata-mata karena keterbatasan ilmu dan kelupaan penulis. Namun, semoga artikel ini dapat membantu memberikan pencerahan dan motivasi kepada saudari-saudari saya.
Yang belum berjilbab, hendaklah berjilbab. Yang sudah berjilbab, hendaklah memperbaiki jilbabnya. Yang telah berjilbab dengan baik, bantulah yang belum berjilbab.
“Islam muncul dalam keadaan asing, dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yang terasingkan itu.” (HR. Muslim no. 208)
Dalam riwayat lain: “Ada yang bertanya, “Wahai Rasulullah, siapakah orang yang asing itu?” Beliau menjawab, “Orang-orang yang berbuat baik jika manusia telah rusak.” (HR. Ahmad 13/400 dan dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam Shahih wa Dha’if Al-Jami’ no. 7368)
Teruslah berbuat baik, walau orang-orang di sekelilingmu berbuat maksiat. Jadilah dirimu sendiri. Sebab orang jahat menilaimu dari pikiran jahatnya dan mereka pasti suka engkau berbuat jahat, sedangkan orang baik menilaimu dari pikiran baiknya dan mereka pasti suka engkau berbuat baik. Semoga Allah memberikan petunjuk dan hidayah kepada kita, dan memudahkan kita untuk selalu berbuat baik kapanpun dan dimanapun kita berada.“Dialah (Allah) yang telah menamakan kamu sekalian Muslimin dari dulu dan didalam (Al-Qur’an) ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas diri kalian dan supaya kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia, maka dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan berpeganglah kamu pada tali Allah. Dialah Pelindungmu, maka Dialah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong.” (Q. S. Al Hajj:78)
Wassalamu’alaykum warohmatullahi wabarokatuh…

Senin, 15 Januari 2018

Sungguh Doa Itu Pasti Terkabul, Apapun Inginmu, Apapun Masalahmu, Apapun Suka Dukamu Berdoalah



Sungguh Doa Itu Pasti Terkabul, Apapun Inginmu, Apapun Masalahmu, Apapun Suka Dukamu Berdoalah

Mengulang doa-doa itu seperti mengayuh sepeda, suatau saat doamu akan membawamu pada arah yang dituju, makanya jangan pernah engkau putus asa untuk meminta pada Tuhanmu.
Layaknya seperti mengayuh sepeda, jika tidak segera dikabulkan doamu berarti tujuanmu jauh, atau mungkin jalan untuk sampai pada tujuan dan apa yang kamu pinta itu sangat sulit, hingga kau harus berjalan perlahan atau berhati-hati.

Apapun Masalahmu, Apapun Suka Dukamu Berdoalah Karena Tuhan Mendengarkan Setiap Doa Yang Kamu Panjatkan. Sungguh doa itu pasti akan dikabulkan Tuhan, asalkan kamu rajin meminta dan meyakini akan dikabulkan Tuhan. Karena doa-doamu akan selalu didengarkan Tuhan dan Tuhan tidak pernah lelah serta bosan mendengarmu meminta pada-Nya, sebaliknya Tuhan akan suka padamu.
Maka perbanyaklah berdoa, apapun masalahmu dan apapun suka dukamu. Ketika kau banyak berdoa serta yakin akan dikabulkan, maka kau akan mendapati hatimu merasa lega, karena ketia kerdoa sebenarnya kau juga sedang ‘curhat’ pada tuhanmu. Sebaliknya jika kau tak yakin kau akan malas berdoa karena kau akan merasakan lelah.


Doamu Pasti Akan Dikabulkan Tuhan, Bahkan Doa Keburukan Untuk Orang Lain Yang Kamu Minta Juga Akan Dikabulkan-Nya, Tapi Kamu Sendiri Yang Menerimanya. Seperti apapun doamu itu pasti akan dikabulkan oleh Tuhanmu, bahkan mendoakan keburukan untuk orang lain yang kamu minta juga akan didengar Tuhan dan jika dikabulkan kamu sendirilah yang akan mendapatkan atau merasakannya. Semua doa itu akan kembali padamuyang baik maupun yang buruk.

Doa Itu Adalah Bentuk Lain Dari Usahamu Untuk Mengubah Apa Yang Saat Ini Ingin Kamu Ubah Atau Mendapatkan Apa Yang Ingin Kamu Dapatkan

Doa itu seperti bentuk lain dari usahamu, karena sebab itu kau pasti sering mendengarkan nasehat atau dinasehati berusahalah lalu berdoa. Itu artinya doa tak ubahnya seperti usahamu, usaha membujuk Tuhanmu dengan cara yang lembut setelah kamu mengusahakan dengan tindakan, seperti meminta restu. Meminta restu agar diberi apa yang kamu inginkan dan dijauhkan atau diselamatkan dari hal-hal yang tidak kamu inginkan.

 Meski Semua Doa Pasti Akan Dikabulakan Tuhan, Tapi Usahamu Tetap Harus Sebanding Dengan Doamu. Benar bahwa Tuhanmu bakalan mengabulkan doamu, memberikan kesembuhan ketika kamu meminta sembuh dari sakit, memberikan rezeki ketika kamu meminta diberi rezeki, diberi kemudahan ketika kamu meminta tidak dipersulit serta permintaan lainnya. Namun doamu tetap harus sebanding dengan usahamu, iya ketika kamu minta diberikan kesembuhan kamu juga harus berobat, begitu seterusnya.

 

Hanya Tuhan Yang Dapat Menolongmu Saat Tak Ada Lagi Yang Mampu Menolongmu, Maka Mintalah Bantuan Pada Tuhanmu Dengan Cara Berdoa. Hanya Tuhanmulah yang dapat memberikamu pertolongan saat tak ada lagi manuis yang dapat membantumu dan saat segalanya terasa mustahil bagimu. Maka dekatilah Tuhanmu mintalah apa yang ingin kamu minta, meski itu tidak mungkin, tapi ingat berdoalah untuk sesuatu yang baik.

Senin, 08 Januari 2018

Mengenal Baju Kantor Wanita Dan Pria



Mengenal Baju Kantor Wanita Dan Pria

Baju kantor merupakan salah satu baju yang sangat penting dan harus dimiliki oleh para pekerja baik wanita maupun pria. Dengan menggunakan seragam kantor maka anda akan tampak berbeda dari penampilan dirumah. Penting diketahui bahwa baju kantor untuk pria dan wanita sangat berbeda. Untuk anda yang ingin membelikan suami atau istri baju kerja baru maka harus tahu mengenai model dan jenis baju kantor.

Baju Kantor Wanita. Baju seragam kerja memang harus anda pakai sehari- hari, dengan menggunakan baju kantor maka penampilan akan lebih terlihat professional dan bagus. Berikut ini adalah jenis- jenis pakaian kekantor yang harus dimiliki oleh wanita :

 

·                     Pencil skirt. Merupakan baju kantor dengan perpaduan antara rok selutut dengan bagian bawah ramping, dipadukan dengan atasan kemeja dan blazer. Penampilan indah ini cukup formal, dan banyak wanita karir yang memilih menggunakan model ini, selain itu rok ini juga akan memberikan kesan formal.
·                     Kemeja formal. Kemeja memang dikenal sebagai busana formal, namun penting diketahui bahwa ada kemeja santai dan kemeja kerja. Untuk bekerja pilihlah kemeja kerja, untuk ukuran wanita pilih yang pas di badan, boleh memilih ruffle didada agar tampak lebih formal. Umumnya kemeja berwarna putih, namun anda bisa membeli dengan bermacam- macam warna.
·                     Little black dress. Biasanya sering sekali kantor akan mengadakan acara- acara seru seperti pesta. Untuk pesta kantor biasanya dirayakan diluar kantor. Untuk anda yang bingung dengan pakaian apa yang akan dikenakan, bisa memilih little black dress, dres ini sangat cocok digunakan untuk acara semi formal seperti pesta kantor
·                     Pantsuit. Berbentuk seperti blazer dengan bawahan celana atau rok yang menggunakan bahan sama. Sangat cocok anda gunakan untuk bertemu klien diluar kantor. Selain itu cocok juga untuk menghadiri acara kantor yang tidak menggunakan seragam.
·                     Long coat. Musim hujan tidak menghalangi untuk anda berpenampilan menarik, anda bisa menggunakan long coat agar tubuh tetap hangat bekerja dimusim hujan. Alangkah baiknya menggunakan loang coat dengan kancing depan, sehingga anda bisa mudah melepas long coat.

Model Baju Kantor Pria. Dan untuk baju kantor pria anda juga bisa mengetahui model- model baju kantor pria dibawah ini, dengan begitu anda bisa memilih baju kantor untuk suami anda kekantor. Berikut ini adalah model kemeja dan celana yang harus diketahui. Pertama, standard atau relaxed, merupakan model baju yang cukup longgar, pria yang menggunakan baju model ini maka bebas bergerak pada bagian dada, punggung, pinggang dan tangan.

Selanjutnya ada juga model Fitted atau dikenal dengan nama classic, merupakan kemeja dan celana yang cukup ketat, sehingga sangat cocok digunakan untuk pria yang menyukai baju kantor pas ditubuh. Ada juga athletic atau straight, merupakan baju kantor pria yang memiliki ukuran besar di pundak, dan baju ini mengecil dibagian perut dan pinggang, sangat cocok digunaka untuk pria macho yang suka gym. Selanjutnya adalah slim, merupakan baju untuk pria yang memiliki ukuran lebih kecil dari fitted, baju model satu ini sangat cocok digunakan untuk pria yang memiliki tubuh kecil.

 

Sering juga anda akan menjumpai bahwa baju untuk pria tidak hanya memiliki nomor S, M, X, XL, tetapi anda juga akan menemukan angka 16, 17, 18, dan seterusnya.


Minggu, 07 Januari 2018

Tips Panduan Membeli Jersey Kaos Bola yang Grade Ori



Tips Panduan Membeli Jersey Kaos Bola yang Grade Ori

Sepak-bola-id.blogspot.com - Sebagai penggemar sepak bola, Anda dapat menunjukkan cinta Anda pada pertandingan dengan mengenakan kaos bola dari klub kesayangan Anda. Ini adalah salah satu cara untuk membedakan satu tim dengan tim yang lain.

Banyak fans sekarang memakai jersey sepak bola untuk membiarkan tim favorit mereka tahu bahwa mereka didukung oleh fans yang mengidolakan mereka. Karena banyak sekali di luaran sana macam – macam kaos bola, biar anda tidak keliru dalam memilih ini ada sedikit tips bagaimana memilih kaos bola yang baik dan benar. 

1.         Pilihlah kaos bola dengan bahan yang lembut, halus serta nyaman dikenakan.
2.         Usahakan warna kaos bola yang hendak anda beli menyerupai aslinya.
3.       Perhatikan tingkat kemiripan logo yang tertera di dalam kaos. Usahakan logo atau             lambang tersebut 100% mirip aslinya, hal tersebut sangat penting karena sebuah kaos             bola adalah bentuk dukungan kepada tim kesayangan, sehingga kesempurnaan gambar             logo / lambang tim harus terjaga.
4.         Perhatikan pola jahitan dan cutting pada kaos bola dengan seksama. Kaos bola yang          berkualitas memiliki pola jahitan dan cutting yang cukup rapi
5.         Cek ukuran kaos bola sesuai ukuran tubuh anda. Hendaknya anda mengenal betul ukuran kaos yang sesuai untuk anda, apakah S, M, L, XL, atau malah XXL. Namun teliti juga          kaos bola yang anda beli, sebab beberapa kasus terdapat kaos bola berukuran L namun             setelah dipakai ternyata berukuran M.

Memilih Bahan kaos Bola. 

 Dalam memlih kaos bola yang paling penting tentunya perhatikan ukuran, cari lah ukuran yang paling pas dan enak di pakai supaya pas kita melakukan kegiatan olah raga terasa sangat nyaman dan olah raga menjadi semakin menyenangkan.

 Pilihan kedua dalam hal memilih kaos bola untuk olah raga apapun pastikan memiliki bahan yang nyaman, ada perbedaan persepsi pada jaman dulu sama jaman sekarang, kalo dulu kita sering denger kalo nanya kaos bola biasanya bahannya itu nyerap keringat ga? Padahal bahan yang nyerap keringat itu ga sehat, alasannya kalo bahan yg nyerap keringat itu lama kering nya, karena keringat di simpan di serat kain, nah karena basah lebih lama, maka kemungkinan bakteri berkembang biak lebih cepat sehingga timbulah jamur kulit, jadi kesimpulannya jangan gunakan bahan kaos bola yang menyerap keringat untuk berolah raga kurang sehat.



Terus bahan kaos bola kaya apa sih yang bagus, nah pernah dengerkan bahan dryfit, stay dry, atau bahan lainnya intinya bahan yang bagus itu bahan yang cepet kering, minimal cepet menurunkan keringat pada saat berolah raga, biasanya karakter bahannya itu dingin dan lembut, kalo bahan lokjal di sebut bahan serena, nah bahan ini lah yang saat ini menjadi pilihan untuk pembuatan kaos bola.

Terlepas dari asli atau palsu kaos bola yang di beli, pastikan meminta pendapat penjual tentang bahan yang di gunakan, kalo penjual yang expert dia pasti tau, kalo mau beli yang original udah ga usah di ragukan lagi kenyamanan pada saat pemakaian lebih terjamin, walopun harga yang di tawarkan memang lebih mahal.

Bedanya Baju Kaos Bola Grade Asli dan KW
Jersey orisinil dan abal-abal ada perbedaannya. Untuk anda yang mungkin belum begitu mengerti mengenai perbedaan antara baju kaos bola yang original dengan yang KW maka kita akan melihatnya secara umum. Dari segi gengsi tentu saja akan lebih bangga jika kita menggunakan yang kualitas pertama atau asli karena bahan djamin bagus, nyaman dan tidak panas tentu saja bisa menyerap dengan baik walaupun kelihatan licik. Baju bola memang kebanyakan menggunakan bahan yang licin dan mengkilap seperti yang digunakan oleh pemain bola pada umumnya. Hanya saja untuk baju kaos bola yang asli memang dikenakan harga yang jauh lebih mahal bahkan mencapai nominal 800 ribu rupiah untuk kaos nya saja. Untuk yang asli tidak dijual bebas dan hanya ada beberapa buah karena biasanya memang limited edition. Bisa dibayangkan jika anda memakai salah satu dari jumlah tersebut.

Sedangkan untuk yang KW maka bisa anda dapatkan dimana saja, bahan yang digunakan biasanya agak panas dan kurang menyerap keringat. Selain itu harganya juga sangat terjangkau sehingga siapa saja bisa membelinya. Cap atau sablon barang asli dengan yang KW juga sangat berbeda. Sehingga setelah dipakai beberapa kali dan dicuci untuk yang asli akan tetap sama tetapi yang KW akan mulai pudar atau bahkan mengelupas.