IBX5A1391867A36C

Rabu, 01 November 2017

Merek Baju Termahal Paling Mewah di Dunia.



Merek Baju Termahal Paling Mewah di Dunia.

Outfit tak hanya menjadi media ekspresi seseorang. Apa yang dikenakan juga bisa ‘membocorkan’ siapa kamu dan bagaimana statusmu di masyarakat. Peranannya mirip seperti rumah yang kamu tempati, mobil yang kamu tumpangi, atau perhiasan yang kamu kenakan. Apalagi kalau publik mengetahui nama desainernya. Semakin terkemuka, orang tentu sudah bisa menerka setinggi apa harganya.
Selain itu, pakaian juga bisa memberi sedikit gambaran tentang selera dan style pilihanmu. Mungkin ada yang senang akan gaya anggun, cool, glamour, minimalis, nyentrik, dll. Apa pun itu, nama merek dan desainer di belakangnya tetaplah disegani.
Lalu apa saja perusahaan baju atau fashion termahal dan paling mewah di dunia? !
10. Versace. Pada tahun 1978, Gianni Versace mendirikan perusahaan ini. Setelah beroperasi selama 10 tahunan, mereka mulai bisa merambah pasar internasional. Mereka juga mulai menggaet selebritis sebagai endorsernya. Nama-nama yang waktu itu tengah naik daun yaitu Madonna, Elton John, Tina Turner, termasuk juga puteri Diana. Mereka ikut mendongkrak pamor Versace.
Perusahaan ini langsung meroket. Namun di tahun 1997, sebuah tragedi terselip di tengah kesuksesan Versace. Seorang pembunuh berantai menghabisi sang founder. Posisinya pun diambil alih oleh saudara perempuannya, Donatella Versace, dan melanjutkan usaha rintisan sang kakak.
9. Burberry. Pada tahun 1856, Thomas Burberry mendirikan perusahaan ini di Basingstoke, Hampshire. Lalu pada tahun 1891, mereka mulai membuka toko perdananya. Salah-satu brand senior ini langsung mengenalkan pakaian yang harganya di atas rata-rata.
Usianya sudah lebih dari 100 tahun, namun perusahaan memiliki cara tersendiri untuk tetap mengikuti zaman. Mereka tetap trendy dan memuaskan pelanggannya. Bahkan banyak sub-label yang sama-sama suksesnya. Sebut saja Burberry Brit, Burberry London, atau pun Burberry Prorsum.


8. Armani. Giorgio Armani dan Sergio Galeotti mulai mengoperasikan perusahaan pada tahun 1975. Mereka menawarkan aneka produk di bawah beraneka sub-label. Ada Armani Collezioni, Armani Junior, Giorgio Armani, dll. Brand ini semakin diserbu pelanggan setelah beberapa pesohor, termasuk Michelle Pfeiffer dan Richard Gere juga mengenakan produk mereka. Apalagi target mereka memang laki-laki dan perempuan. Selain itu, Armani dikenal memiliki sentuhan kemewahan tersendiri.


7. Dolce & Gabbana (D&G). Meski merek ini sering dipalsukan, namun kita tahu kalau produk orisinalnya tentu menguras saku cukup dalam. Nama mereknya yang sudah melekat didapat dari kedua pendirinya, Domencio Dolce dan Stefano Gabbana, yang mulai menggerakkan perusahaan pada tahun 1985. Selain menjadi founder, mereka juga merupakan desainer, yang tentu paham bagaimana menghasilkan item elegan nan eye-catching.
Tiap waktunya, mereka terus merilis koleksi yang langsung jadi buruan pelanggan. Aneka tas dan aksesoris berlabel D&G sudah menjadi kebanggaan bagi para pemakainya. Orang-orang yang kurang mode atau fashion pun bisa menebak brand ini.
6. Gucci. Gucci Gucci mendirikan perusahaan ini pada tahun 1920. Setahun kemudian, dia bisa membuka toko perdananya. Produk yang disediakannya langsung jadi buah bibir, sebab dia memang menghadirkan produk dari kulit yang berkualitas. Meski sudah tua, namun brand ini masih menjadi salah-satu trendsetter yang tetap eksis.


5. Dior. Pada tahun 1946, Christian Dior mengoperasikan brand mewah ini. Mereka menawarkan aneka item. Mulai dari produk kulit, perhaisan, alas kaki, aksesoris, minyak wangi, produk perawatan kulit, make up, dll. Brand ini dikenal rajin mengeluarkan style yang fresh, atau merombak gaya lama menjadi sesuatu yang lebih modern.
4. Chanel. Mendengar nama Chanel, kita tentu langsung teringat akan salah-satu merek fashion ternama yang sudah senior. Sama seperti Gucci, Chanel memang sudah berdiri sejak tahun 1920-an. Pendirinya adalah Coco Chanel, yang meluncurkan parfum serta setelan sebagai produk cikalnya.
Para customers tentu sudah hafal betul apa arti kemewahan di mata sang founder Chanel. Baginya, kemewahan itu harus menghadirkan kenyamanan. Kalau apa yang dikenakan tidak nyaman, maka past produknya tidak mewah. Quote atau kutipan yang sangat terkenal ini seolah menjadi pedoman perusahaan. Sehingga eksistensi dan kredibilitas mereka juga tetap bertahan.
3. Prada. Tentu saja, Prada pasti masuk dalam list ini. Beberapa produk dengan brand Prada dipatok cukup tinggi. Namun harga tersebut sebanding juga dengan kualitas dan kesan prestisiusnya. Produknya sendiri meliputi barang-barang dari kulit, jam tangan, outerwear, koper, sepatu, dll. Mereka juga pernah membuat terobosan khusus dengn  merilis ponsel mewah. Untuk proyek ini, mereka menggamit LG Electronics sebagai mitra kerja sama.
2. Louis Vuitton. Louis Vuitton mendirikan perusahaan ini pada tahun 1954. Mereka menyajikan aneka barang. Mulai dari perhiasan, sepatu, jam tangan, kacamata, dll. Namun tampaknya aksesoris dan handbag mereka menjadi dua item yang paling ngehits. Bagaimana tidak, banyak entertainers atau selebritis papan atas yang selalu mengenakan dan membanggakannya. Logo bertuliskan LV memang simpel, namun sangat berpengaruh terhadap segalanya. Di luar industri fashion pun, logo ini sangat disegani.
1. Oscar De La Renta. Posisi puncak yang sedang ditempati perusahaan ini memang diraih karena berbagai faktor. Nama brandnya diambil dari sang founder, Oscar de la Renta, yang sempat mengelola outfit Ibu Negara Jacqueline Kennedy. Sejak tahun 1960-an itulah, nama dan pamornya mulai harum.
Banyak pesohor yang meminta jasanya ketika ingin tampil glamour nan sempurna untuk beberapa acara penting. Entah itu untuk berjalan di red carpet, atau juga pelantikan kepresidenan. Namun berita duka muncul di tahun 2014. Beliau meninggal di usia 84 tahun lantaran kanker yang terus menggerogotinya. Meski demikian, perusahaannya tetap menjadi yang terdepan, khususnya dalam hal outfit super mewah untuk formal evening attire atau pun gaun pengantin.
Nah bagi kamu sendiri, nama merek dan kemewahan itu jadi nomor berapa? Apakah jadi prioritas utama?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar