IBX5A1391867A36C

Rabu, 01 November 2017

Tempat Terindah di Dunia Layaknya Surga Bumi.



Tempat Terindah di Dunia Layaknya Surga Bumi.

Hampir semua agama dan kepercayaan di dunia ini, mengambarkan surga sebagai tempat yang sangat indah dan penuh dengan kenikmatan. Dan banyak juga orang beranggapan bahwa surga tidak bisa ditemukan di dunia ini.
Tapi jangan salah dulu, sebab ada beberapa tempat di dunia ini yang sangat indah. Saking indahnya, beberapa tempat tersebut sampai-sampai diibaratkan seperti surga yang sengaja dijatuhkan oleh Tuhan ke bumi.
Tempat-tempat ini bisa membuatmu langsung percaya bahwa surga itu bisa ditemukan di dunia ini. Lantas, seperti apa tempat terindah di dunia seperti surga yang jatuh ke bumi tersebut? berikut ulasannya
1. Air Terjun Seljalandsfoss di Islandia. Tempat terindah di dunia seperti surga yang jatuh ke bumi pertama yaitu Air Terjun Seljalandsfoss. Air terjun yang sering digambarkan seperti lukisan hidup di dunia ini berada di negara Islandia.
Air Terjun Seljalandsfoss adalah salah satu air terjun paling tinggi di dunia, yakni tingginya mencapai sekitar 60 meter. Air terjun ini juga sudah menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan di berbagai negara di dunia.

2. Terowongan Wisteria Flower di Jepang. Tempat terindah di dunia seperti surga yang jatuh ke bumi selanjutnya yaitu Terowongan Wisteria Flower. Terowongan yang digambarkan seperti negeri dongeng bernuansa romantis ini berada di kawasan Kitakyushu, Jepang.
Nama ” Terowongan Wisteria Flower “ diambil dari nama bunga khas Jepang yang banyak terdapat di tempat tersebut yaitu Wisteria. Tapi, di Jepang sana, bunga Wisteria ini lebih dikenal dengan nama Bunga Fuji.
Terowongan Wisteria Flower biasanya banyak dikunjungi saat bulan Mei, sebab pada bulan tersebut, bunga-bunga Wisteria di tempat ini akan bermekaran secara serentak. Bagaimana, tertarik datang kesana?
3. Salar de Uyuni di Bolivia. Banyak orang di dunia ini berangapan bahwa Salar de Uyuni adalah surga tersembunyi di negara Bolivia. Sebab, seperti yang dilihat pada gambar diatas, Salar de Uyuni adalah sebuah danau dangkal yang berada di ketinggian 3650 meter.
Air di danau Salar de Uyuni sangat jernih seperti kaca yang siap memantulkan bayangan apa saja diatas. Ciri khas lainnya di danau Salar de Uyuni yaitu adanya burung Kolibri dan burung Flamingo. Bagaimana, indah kan?

4. Taman Bunga Canola di China. Sesuai dengan namanya, di taman ini banyak sekali bunga Canola yang tumbuh subur disini. Taman bunga yang berada di negara China ini lebih sempurna kalau dikunjungi disaat cuaca sedang cerah dengan langit berwarna biru.

5. Gunung Roarima di Venezuela. Tempat terindah di dunia seperti surga yang sengaja dijatuhkan oleh Tuhan ke bumi selanjutnya yaitu Gunung Roarima. Gunung yang berada diantara perbatasan negara Venezuela, Brasil, dan Guyana ini memiliki tinggi sekitar 2.810 meter.
Keunikan Gunung Roarima ini yaitu permukaan datar seperti meja. Lantas, bagaimana cara mendaki gunung ini? ternyata pemerintah Venezuela sudah membuat jalur khusus berupa tangga untuk pengunjung yang ingin menuju puncaknya.
6. Danau Moraine di Kanada. Danau Moraine merupakan danau glasial seluas sekitar setengah kilometer di Lembah Sepuluh di Kanada. Danau yang terbentuk dari aktifitas gletser di masa lalu ini berada di ketinggian 1.885 meter di atas permukaan air laut.
Seperti gambar di atas, Danau Moraine ini sangat terkenal dengan pemandangannya yang berwarna biru es.
7. Gunung Tianzi di China. Jika kamu punya kesempatan untuk pergi ke Taman Nasional Zhangjiajie di China, maka kamu akan percaya tempat terindah di dunia seperti surga itu ada di dunia. Tempat ini seperti di planet Pandora dalam film AVATAR.
Nah, salah satu pesona di Taman Nasional Zhangjiajie ini yaitu gunung Tianzi. Dimana, dengan bentuknya yang lancip dan menjulang tinggi, seolah-olah gunung ini melayang di udara. Wow luar biasa kan!.
8. Hang Son Doong di Vietnam. Negara Vietnam juga punya tempat terindah di dunia seperti surga yang jatuh ke bumi. Tempat tersebut berupa gua indah di hutan Hang Son Doong, yang sampai sekarang ujungnya masih terus di telusuri.
Uniknya, disana tidak hanya ada satu jaringan gua saja, tapi ada 150-an jaringan gua lainnya. Dari data terbaru, gua indah tersebut memiliki panjang sekitar 2,3 mil, tinggi sekitar 800 kaki, dan lebar sekitar 330 kaki.
Saking besar dan panjangnya gua tersebut, seolah-olah gua tersebut bisa membawa pengunjungnya menembus perut bumi yang sampai sekarang belum diketahui ujungnya. Hmmm penuh misteri tapi indahnya luar biasa.
9. Taman Hitachi Seaside di Jepang. Taman seluas 153, 2 hektar ini berada dekat dengan pantai Ajigura di Jepang, atau lebih tepatnya berada di kawasan Hitachinaka, Ibaraki. Taman Hitachi Seaside ini terkenal dengan beraneka macam bunga yang selalu mekar di musim-musim tertentu.
Salah satu bunga yang terkenal di Hitachinaka, Ibaraki ini yaitu bunga Nemophilas Biru, dimana selama musim semi penuh ada sekitar 4,5 juta bunga Nemophilas Biru yang mekar di Taman Hitachi Seaside ini.
Selain bunga Nemophilas Biru, ada juga bunga Kochia yang tidak kalah indah di Taman Hitachi Seaside ini. Bunga Kochia di taman ini akan bermekaran disaat musim gugur atau sekitar bulan Agustus.
10. Sungai Li di China. China memang memiliki segudang tempat terindah di dunia seperti surga yang jatuh ke bumi, salah satunya yaitu di kawasan Guilin di Guangxi. Objek yang cukup menarik disana adalah Sungai Li (Lijiang).
Sungai Li (Lijiang) membentang dari pegunungan Mao’er di Xing’an ke arah selatan melewati kawasan Guilin dengan panjang sekitar 437 km. Keistimewaan, Sungai Li (Lijiang) ini yaitu airnya sangat jernih, sehingga bisa melihat dasar sungai tersebut.
11. Meteora di Yunani. Pernah menonton film kartun berjudul ” Avatar: The Last Airbender “, dimana dalam film tersebut, sang Avatar Aang berasal dari kuil udara yang berada diatas puncak gunung yang seolah-olah melayang di udara.
Ternyata, kuil seperti kuil udara dalam film Avatar: The Last Airbender tersebut juga bisa ditemukan di dunia nyata yaitu biara Meteora (biara udara). biara Meteora ini bisa ditemukan di kawasan Thessaly, Yunani.
Biara Meteora dibangun diatas perbukitan batu setinggi 600 meter pada abad ke 14. Untuk mencapai biara Meteora diperlukan usaha yang keras, sebab konon katanya, untuk mencapainya harus mengunakan dengan keranjang katrol.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar